Himunan
Mahasiswa Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Humaniora
Universitas Muhammadiyah Sinjai (HUMANISTIK FISIPHUM UMSI) kembali
menyelenggarakan Kegiatan Leadership Training yang dilaksanakan pada Kamis–Senin,
25–29 Desember 2025, bertempat di Desa Bongki Lengkese, Kecamatan Sinjai Timur,
Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini mengusung tema “Menumbuhkan Jiwa
Kepemimpinan dan Ideologi Kader yang Inklusif untuk HUMANISTIK yang Lebih
Progresif.” Leadership Training merupakan salah satu tahapan lanjutan setelah
Latihan Kader Administrasi (LKA) yang wajib diikuti oleh anggota muda sebagai
syarat untuk menjadi anggota penuh HUMANISTIK FISIPHUM UMSI. Tujuan utama dari
kegiatan ini adalah membangun dan memperkuat ideologi kader serta menumbuhkan
jiwa kepemimpinan yang kritis, inklusif, dan progresif dalam tubuh organisasi
HUMANISTIK. Rangkaian kegiatan diawali pada hari Kamis dengan pelaksanaan technical
meeting sebagai bentuk persiapan awal dan penyamaan persepsi antara panitia dan
peserta.
Pada hari Jumat, kegiatan diawali dengan upacara pelepasan di Kampus Universitas Muhammadiyah Sinjai yang dihadiri oleh Ketua Umum HUMANISTIK, Muh. Adam Syah, Ketua Panitia, Satriani, jajaran Badan Pengurus Harian (BPH), serta seluruh peserta Leadership Training. Setelah prosesi pelepasan selesai, seluruh peserta dan panitia kemudian bertolak menuju lokasi kegiatan. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti pembahasan tata tertib kegiatan sebagai pedoman selama pelaksanaan Leadership Training. Kegiatan ini dipandu oleh para steering committee, yaitu Galang Al-Faruq, Abd. Wahidil Kahar, dan A. Nirwana. Selanjutnya, peserta menerima materi pertama, yakni Sistem Pemerintahan Indonesia (SPI) yang disampaikan oleh Ferdiansyah, S.A.P. Setelah sesi istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi kedua tentang Kebijakan Publik yang dibawakan oleh Mursak, S.Sos., M.Si. Kegiatan kemudian diakhiri dengan istirahat dan dilanjutkan keesokan harinya.
Pada hari Sabtu, kegiatan diawali dengan senam pagi untuk
menjaga kebugaran peserta. Setelah itu, peserta mengikuti materi ketiga, yaitu Sejarah
Masyarakat Indonesia yang disampaikan oleh Galang Al-Faruq. Setelah sesi
istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi keempat, yakni Materialisme
Dialektika Historis oleh Maulana Wija Mubaraq, S.A.P., kemudian dilanjutkan
dengan materi kelima tentang Ekonomi Politik yang disampaikan oleh Ardhani
Mahrik, S.A.P.
Memasuki hari Minggu, kegiatan kembali diawali dengan senam pagi. Selanjutnya, peserta menerima materi keenam tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yang dibawakan oleh Muh. Adam Syah. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketujuh mengenai Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Nurul Apriani, S.A.P., dan ditutup dengan materi kedelapan tentang Manajemen Advokasi yang disampaikan oleh Amrullah Nur, S.A.P. Usai seluruh rangkaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi debat antar peserta Leadership Training. Pada sesi ini, peserta dilatih untuk berpikir kritis, cepat, serta mampu menyampaikan argumen secara tepat dan sistematis, sehingga suasana debat berlangsung dengan sangat dinamis dan penuh antusiasme.
Memasuki hari Senin sebagai hari terakhir kegiatan,
peserta dan panitia melaksanakan bakti sosial Rangkaian kegiatan Leadership
Training kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan
keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader
HUMANISTIK FISIPHUM UMSI tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi
juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan dan ideologi kader secara
utuh. Leadership Training menjadi ruang pembelajaran kolektif dalam membentuk
kader yang kritis, berintegritas, inklusif, serta memiliki kepekaan sosial yang
tinggi. Dengan semangat kebersamaan dan progresivitas, kegiatan ini diharapkan
mampu melahirkan kader-kader HUMANISTIK yang siap berperan aktif dalam
menghadapi dinamika organisasi dan tantangan kebijakan publik, serta konsisten
memperjuangkan nilai kemanusiaan demi terwujudnya HUMANISTIK yang lebih
progresif.










