Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Humaniora (HUMANISTIK FISIPHUM UMAI) Mengadakan Kegiatan Desa Kassi Buleng menjadi saksi berlangsungnya Musyawarah
Besar (MUBES) XVII HUMANISTIK FISIPHUM UMSI yang dilaksanakan selama lima hari,
mulai 21–25 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan forum permusyawaratan tertinggi
organisasi yang menjadi wadah untuk melakukan evaluasi kepengurusan, menyusun
arah kebijakan organisasi, serta melahirkan kepemimpinan baru yang akan
melanjutkan estafet perjuangan HUMANISTIK FISIPHUM UMSI.
Kegiatan diawali pada Selasa, 21 Juli 2026 dengan prosesi
pelepasan peserta di kampus yang kemudian dilanjutkan dengan keberangkatan
menuju Desa Kassi Buleng. Setelah tiba di lokasi, forum resmi dibuka melalui
Pembukaan Sidang Musyawarah Besar yang dipimpin oleh Steering Committee yaitu Andi
Nirwana, Galang Al-Faruq, dan ABD Wahidil Kahar (BPH HUMANISTIK FISIPHUM UMSI).
Agenda hari pertama dilanjutkan dengan pra sidang, meliputi pembahasan dan
pengesahan agenda sidang, tata tertib persidangan, mekanisme pemilihan
presidium sidang, hingga pemilihan dan pengesahan presidium sidang, adapun presidium
sidang yang terpilih adalah Milda Ramadan, Nurfadillah, Husniati (Anggota Penuh
HUMANISTIK FISIPHUM UMSI). Pada malam harinya dilaksanakan penyerahan berkas
dan palu sidang sebagai simbol dimulainya jalannya persidangan.
Memasuki Rabu, 22 Juli 2026, forum kembali dilanjutkan
dengan pembahasan Laporan Pertanggungjawaban BPH Periode 2025–2026. Pembahasan
dilakukan secara menyeluruh mulai siang hingga malam hari, lalu di lanjutkan keesokan
harinya (Kamis, 23 Juli 2026), memberikan kesempatan kepada seluruh peserta
untuk menyampaikan pandangan, masukan, kritik, serta evaluasi terhadap
pelaksanaan program kerja selama satu periode kepengurusan. Forum ini menjadi
bentuk nyata akuntabilitas pengurus kepada seluruh anggota organisasi. Setelah semua
pembahasan laporan pertanggungjawaban selesai, kemudian agenda berlanjut ke
Sidang Pleno II dengan pembagian komisi. Peserta dibagi ke dalam lima komisi,
yaitu Komisi A (AD/ART), Komisi B (Tata Tertib Organisasi), Komisi C (Sistem
Pendidikan), Komisi D (Pedoman Administrasi), dan Komisi E (Mekanisme Pemilihan
Ketua Umum). Setiap komisi melaksanakan rapat untuk membahas materi sesuai
bidangnya masing-masing. Lalu dilanjutkan jumat, 24 Juli 2026 Hasil pembahasan
kemudian dipresentasikan dan disahkan dalam sidang pleno sebagai pedoman bagi
organisasi di masa mendatang.
Puncak kegiatan berlangsung pada sabtu, 2025 Juli 2026
melalui Sidang Pleno III yang berfokus pada proses regenerasi kepemimpinan.
Rangkaian agenda dimulai dengan pemilihan dan pengesahan panitia pemilihan,
dilanjutkan dengan penentuan bakal calon Ketua Umum HUMANISTIK FISIPHUM UMSI
Periode 2026–2027. Para calon kemudian menyampaikan visi dan misi di hadapan
forum sebagai bentuk komitmen dalam membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
Setelah melalui mekanisme pemungutan suara, forum menetapkan dan mengesahkan
Ketua Umum terpilih (Galang Al-Faruq). Seluruh rangkaian persidangan ditutup
melalui Sidang Paripurna dengan pembacaan serta pengesahan seluruh hasil sidang
Musyawarah Besar XVII.
Musyawarah Besar XVII bukan sekadar forum pengambilan
keputusan, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas, meningkatkan
kualitas organisasi, serta melahirkan kepemimpinan yang siap mengemban amanah.
Melalui forum ini diharapkan HUMANISTIK FISIPHUM UMSI terus berkembang sebagai
organisasi yang adaptif, progresif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi
mahasiswa, kampus, maupun masyarakat.
